Jasa Membuat Blog

Lukman Hakim Saifuddin Cocoknya Jadi Menteri Agama Minoritas

Lukman Hakim Saifuddin
MENTERI Agama RI Lukman Hakim Saifuddin (LHS) lebih cocok menjadi Menteri Agama Minoritas ketimbang jadi Menteri Agama yang menaungi semua agama.

Presiden harus membuat pos kementerian baru, namanya Kementerian Agama Minoritas (Kemenagmin).

Pasalnya, sejauh ini, selama menjabat Menag, LHS sering membuat pernyataan dan kebijakan yang menunjukkan dia lebih peduli kepentingan minoritas ketimbang mayoritas (Islam/Muslim).

Menurut Wakil Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kubu Djan Faridz, Fernita Darwis, setidaknya ada empat pernyataan Lukman Hakim Saifuddin yang telah menyakiti umat Islam Indonesia:
  1. Mengakui Baha`i sebagai agama.  
  2. Memfasilitasi kegiatan Syi'ah di kantor Kementerian Agama (Kemenag) yang dianggap memberikan stigma bahwa Syiah adalah bagian dari Umat Islam.
  3. Usulan pembacaan Al Quran dengan langgam Jawa dalam acara Isra Miraj di Istana Negara yang dipandang tidak tepat sehingga menimbulkan kecaman umat Islam dari seluruh penjuru negeri. Kecaman terhadap saudara LHS berimbas pula kepada PPP.
  4. Yang terbaru, Menag LHS menyatakan bahwa umat Islam yang berpuasa harus menghormati orang lain yang tidak berpuasa. Dari konteks pembicaraan saudara LHS bisa dipahami oleh khalayak umum bahwa seakan-akan orang yang berpuasa adalah suatu yang tidak lazim sehingga harus menghormati orang lain yang tidak melakukan ibadah puasa.
Akibat dari perilaku kontroversial dari Menag tersebut, DPP PPP telah menerima surat, sms dan pesan lainnya baik secara langsung maupun lewat berita di media massa dari kader-kader PPP dan para Tokoh Umat Islam khususnya para kyai, ulama dan masyayih yang intinya meminta DPP PPP sebagai Partai Islam dan memiliki prinsip perjuangan `amar makruf nahi mungkar’ agar tidak melakukan pembiaran dan bersikap tegas terhadap perilaku menyimpang yang menyakiti hati umat Islam, khususnya yang dilakukan oleh kader Partai.

Fernita juga berpandangan, sikap Menag tersebut sangat tidak patut dan tidak mencerminkan kebijakan Umum PPP yang mengembangkan budaya toleransi beragama dengan menghargai kewajiban menjalankan ibadahnya sesuai dengan agama dan syariatnya masing-masing.

"Menag harus menyadari betul bahwa statemen dan perilakunya menyakiti umat Islam, oleh karena itu DPP PPP menyatakan bahwa statemen Saudara LHS, sikap dan perilakunya bukan atas nama PPP," ujarnya seperti dikutip Harian Terbit.

Dia juga meminta Menag harus segera menghentikan sikap menyakiti umat Islam yang menimbulkan stigma yang tidak baik di masyarakat Islam Indonesia. "DPP PPP menyarankan kepada saudara Menag agar tidak menyebarkan faham liberal dalam sikap kehidupan beragama karena hal itu jelas bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945," imbaunya.

DPP PPP juga meminta agar saudara LHS segera mencabut pernyataan-pernyataan yang meresahkan tersebut dan meminta maaf kepada seluruh umat beragama, khususnya kepada umat Islam dan tidak mengulangi perbuatan tercela tersebut.*

You're reading Lukman Hakim Saifuddin Cocoknya Jadi Menteri Agama Minoritas. Please share...!

Previous
« Prev Post

0 Response to "Lukman Hakim Saifuddin Cocoknya Jadi Menteri Agama Minoritas"

Back to Top