Jasa Membuat Blog

Paus Fransiskus: Islam Tidak Terkait dengan Terorisme

Paus Fransiskus
Roma -- Pemimpin umat Katolik sedunia, Paus Fransiskus, menegaskan, Islam tak bisa disamakan dengan terorisme atau kekerasan.

Paus menyatakan, mengidentifikasi Islam dengan kekerasan adalah salah. Penyebab utama terorisme adalah ketidakadilan sosial dan pemberhalaan uang. 

"Saya kira tidak benar mengidentifikasi Islam dengan kekerasan," kata Paus kepada pers usai mengunjungi Polandia. "Ini tidak benar dan ini tidak tepat," tegasnya dikutip Antara dari Reuters.

Paus menjawab pertanyaan seputar pembunuhan pada 26 Juli terhadap pendeta Katolik Roma berusia 85 tahun oleh penyerbu gereja bersenjatakan pisau yang diklaim sebagai militan ISIS.

"Saya kira pada hampir semua agama selalu ada kelompok kecil fundamentalis. Kami (umat Katolik) juga memilikinya," kata Paus.

"Saya tidak suka membahas kekerasan Islam karena setiap hari saya membaca surat kabar saya menyaksikan kekerasan di sini di Italia, ada yang membunuh pacarnya, ada yang membunuh mertuanya. Mereka semua umat Katolik yang terbaptis," katanya.

"Andai saya berbicara soal kekerasan Islam, saya juga harus membicarakan kekerasan Katolik. Tidak semua muslim keras."

Paus menyatakan pembunuhan pendeta di Prancis dan rangkaian serangan teror belakangan ini adalah bukti dunia tengah berperang, namun bukan disebabkan oleh agama.

Dia menyatakan hilangnya peluang ekonomi bagi kaum muda Eropa telah menjadi biang keladi munculnya terorisme.

Menurutnya, tekanan bangsa-bangsa Eropa kepada Islam yang justru memicu kaum muda Islam untuk bergabung dengan kelompok-kelompok garis keras.

"Berapa banyak anak muda di Eropa yang ditinggalkan tanpa harapan dan cita-cita? Menjadi pengangguran, lalu mereka menggunakan obat terlarang, alkohol, dan juga bergabung dengan kelompok fundamentalis," tegas Paus.*

You're reading Paus Fransiskus: Islam Tidak Terkait dengan Terorisme. Please share...!

Previous
« Prev Post

0 Response to "Paus Fransiskus: Islam Tidak Terkait dengan Terorisme"

Back to Top