Jasa Membuat Blog

Gereja Abad Ke-10 Jadi Masjid di Venice Biennale

Gereja Abad Ke-10 Jadi Masjid di Venice Biennale
News.RisalahIslam.com, Italia -- Sebuah gereja abad ke-10 yang dijadikan masjid oleh seniman Islandia, Christoph Büchel, menghebohkan pengunjung pameran Venice Biennale 2015 di kota Venesia, Italia.

Pameran seni rupa terbesar di dunia itu resmi dibuka akhir pekan lalu. Seperti diberitakan The Guardian (11/5/2015), gereja tersebut bernama Santa Maria della Misericordia yang berasal dari abad ke-10. Sejak 1967 gereja tersebut  tidak terpakai karena sepi jamaat.

Saat pembukaan 9 Mei lalu, Santa Maria menjadi ruang agama dan terlahir sebagai masjid. Karya seni instalasi ini dilengkapi oleh sajadah, mihrab, tempat berpidato bagi imam, dan tempat wudhu.

Karya seni "gereja menjadi masjid" ini pertama kalinya bagi sejarah panjang kota Venesia. Kini, pengunjung yang beragama muslim maupun warga muslim di Venesia bisa berkunjung ke sana dan menikmati keindahan karya seni hasil buatan Christoph.

Selain masjid tersebut, karya seni fenomenal dan paling kontroversial yang dipajang adalah edisi cetakan Al Qur'an pertama yang dibuat pada abad ke-16.

"Pemerintah daerah dan penyelenggara Biennale sendiri mendukung ide dan karya seni ini," ucap Christoph bersama kuratornya Nina Magnúsdóttir.

"Tidak ada persoalan politik juga untuk proyek bersejarah ini. Seperti kebijakan pembatasan resmi berdoa di tempat umum atau mereka yang beribadah di masjid harus menjadi anggota perkumpulan masjid. Ini murni sebuah karya seni dan masyarakat bebas mengunjunginya," ujar Nina.

Venice Biennale tahun ini menyajikan 89 pameran dari berbagai negara di seluruh penjuru dunia. Eksibisi terbesar di dunia ini berlangsung dari 9 Mei hingga 22 November 2015.*

You're reading Gereja Abad Ke-10 Jadi Masjid di Venice Biennale. Please share...!

Previous
« Prev Post

0 Response to "Gereja Abad Ke-10 Jadi Masjid di Venice Biennale"

Back to Top