Jasa Membuat Blog

Pemimpin Kudeta Turki Tewas Dikeroyok Pendukung Erdogan

Kolonel Muharrem Kose
Turki -- Pemimpin kudeta gagal di Turki, Kolonel Muharrem Kose, tewas dalam dikeroyok oleh pendukung Presiden Recep Tayyib Erdogan.

Upaya kudeta untuk menggulingkan pemerintahan Erdogan di Turki dilakukan salah satu faksi militer Jumat (15/7/2016) malam. Tak berlangsung lama, Pemerintah turki menggagalkan kudeta, Sabtu (16/7) dini hari waktu setempat.

Dilansir Daily Mail, Muharrem dulunya menjabat di Departemen Penasehat Hukum Militer sebelum dipecat pada Maret 2016. Pemecatan itu lantaran pemerintah sudah mencium adanya rencana kudeta yang akan dilakukannya.

Dalam kudeta tersebut, pasukan Muharrem sempat menguasai televisi pemerintah TNT News, jembatan, dan bandara internasional Ataturk. Pasukan pemberontak itu kemudian berhasil dipukul mundur oleh militer yang setia pada Presiden Erdogan.

Muhaharrem diketahui bagian dari jaringan Fethullah Gulen --ulama Turki yang mengasingkan diri di Pennsylvania, Amerika Serikat, yang menjadi musuh politik terberat Erdogan.

Sebelumnya, Kose mengumumkan pembentukan Dewan Keamanan, semacam pemerintah sementara untuk memperbaharui demokrasi dan hak asasi manusia di Turki di bawah pemerintahan Erdogan. Kelompok oposisi mengklaim Turki sedang menuju negara agama setelah selama ini memuja pemerintahan sekuler di Timur Tengah.

Setelah kudeta digagalkan, Erdogan menuding Kose sebagai pemimpin agitasi dalam kudeta. Sedikitnya 90 orang tewas dan lebih 100 orang terluka dalam upaya kudeta itu.

Sejumlah analis menyatakan, kudeta militer di Turki gagal karena rakyat berada di belakang Erdogan yang terbukti berhasil membawa Turki ke arah lebih baik. 

Erdogan dikenal sebegai presiden pro-Islam yang berusaha menegakkan nilai-nilai Islam sebagai agama yang dianut hampir semua rakyat Turki. Erdogan juga paling depan dalam membela warga Gaza yang dijajah Israel.

Pidato Erdogan
Usai memastikan kudeta militer gagal, Erdogan atas nama pribadi dan rakyat Turki menyampaikan terima kasih kepada rakyat yang telah menunjukkan jiwa dan aksi kepahlawanan melawan kelompok yang berusaha mengkudeta keinginan rakyat.

Ia pun menyampaikan pidato di depan pendukungnya sebagai berikut:

"Saudara-saudariku, saya atas nama pribadi, atas nama bangsa ini, mengucapkan terimakasih atas aksi heroik yang kalian perlihatkan. Saudara-saudari tercinta, kita semua bersama dalam perjalanan suci ini."

"Dalam perjalanan ini, ketundukan, penghambaan hanya ada kepada Allah. Mereka yang menghamba kepada hamba, menghamba kepada kepentingan, dengan menyusup ke dalam tubuh militer kita yang bersih, lewat apa yang mereka lakukan pada pasca 17-25 Desember, lewat apa yang mereka lakukan (kudeta) tadi malam, mereka menampakkan diri mereka sebenarnya."

"Kemarin sore, mereka memperlihatkan teror dalam arti sebenrnya. Begitu rendahnya mereka ini, senjata, tank dan helikopter yang dibeli dengan hasil keringat rakyat, mereka todongkan kepada rakyat. Pesawat F-16 terbang di langit ini, apa itu mereka beli dengan uang bapaknya?"

"Mereka tidak mengendalikan militer, dan mereka tidak bisa dan tidak mampu melakukannya. Pemerintah yang dipilih rakyat saat ini masih dalam tugas."

"Saya ingin kalian tahu ini. Selama nyawa ini di kandung badan, dengan kain kafan tersarung, tidak ada yang tidak bisa kita lakukan untuk berdiri kokoh melawan kelompok ini." 

"Cukup pengkhiantan yang kamu lakukan terhadap bangsa ini, terhadap ummat ini. Kalau kamu tidak bersalah, ayo balik ke negerimu. Kekuatanmu tidak akan cukup untuk mengacaukan negeri ini dari sebuah kamar.” (dm/independent/aljazeera).*

You're reading Pemimpin Kudeta Turki Tewas Dikeroyok Pendukung Erdogan. Please share...!

Previous
« Prev Post

0 Response to "Pemimpin Kudeta Turki Tewas Dikeroyok Pendukung Erdogan"

Back to Top