Jasa Membuat Blog

LSI: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Pemilih Muslim yang Jarang Salat

LSI: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Pemilih Muslim yang Jarang Salat
LSI: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Pemilih Muslim yang Jarang Salat. Demikian dilansir CNN Indonesia.

Belakangan, judul itu diubah menjadi "LSI Turut Survei Pemilih Muslim Berdasar Frekuensi Salat".

Editor CNN Indonesia pun memberikan catatan: "Catatan Redaksi: Redaksi mengubah judul ini pukul 03.30 WIB untuk menghindari mispersepsi atas penafsiran judul."

Namun, judul itu sudah banyak dicopas oleh media lain, seperti Surabaya Post.

Pemilih Muslim yang Jarang Salat

Disebutkan, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di antara pemilih muslim. 

Dari hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA Jokowi-Ma'ruf Amin masih lebih disukai pemilih muslim daripada Prabowo-Sandi.

Survei itu dibagi berdasarkan beberapa kategori, di antaranya terkait frekuensi ibadah salat dan tokoh atau ustad yang banyak didengar.

Dari kotegori praktik ibadah salat terdapat tiga kategori besar yakni salat setidaknya sehari sekali dengan jumlah responden sebanyak 31.5 persen, salat hanya di momen tertentu dengan jumlah responden sebanyak 27.8 persen serta sisanya tidak tahu atau tidak menjawab sebanyak 40.7 persen responden.

"Untuk pilihan capres dan cawapres dari kategori ini (jarang shalat) masih diungguli oleh Jokowi-Ma'ruf," kata peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar di kawasan Pulo Gadung, Jakarta, Jumat (24/8/2018).

Rully memaparkan, ada sedikitnya 57.9 persen suara untuk pasangan Jokowi-Ma'ruf dari responden muslim yang melaksanakan salat setidaknya sekali dalam sehari, sedangkan pasangan Prabowo-Sandi harus puas dengan suara sebanyak 27.4 persen dari pemilih kategori ini.

Sementara itu untuk pemilih yang melaksanakan salat hanya di momen tertentu berselisih cukup tipis yakni sebanyak 43.5 persen untuk pasangan Prabowo-Sandi sedangkan pasangan Jokowi-Ma'ruf mendapat suara sebanyak 41.2 persen.

Untuk pemilih berkategori tidak tahu atau tidak mau jawab sebanyak 55.2 persen memilih Jokowi-Ma'ruf dan 21.5 persen memilih Prabowo-Sandi.

Hal berbeda justru muncul pada responden muslim dengan kategori ulama atau tokoh yang paling didengarkan seperti Ustad Abdul Somad, Ustad Yusuf Mansyur, Kyai Ma'ruf Amin hingga Rizieq Shihab.

Untuk responden pengikut UAS suara lebih condong diberikan untuk pasangan Prabowo-Sandi dengan perolehan suara sebanyak 41.7 persen, sedangkan responden pengikut Yusuf Mansyur dan Ma'ruf Amin lebih banyak memilih pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Dan terkahir pemilih dari basis Rizieq Shihab lebih condong ke Prabowo-Sandi dengan perolehan angka mencapai 64,3 persen, meski ada sekitar 21.4 persen suara dari pemilih yang mengidolakan Rizieq condong ke Jokowi," katanya.

Dipilihnya pasangan Jokowi-Ma'ruf oleh Pemilih Muslim yang Jarang Salat merupakan hal yang tidak mengejutkan. Muslim yang taat akan lebih memilih pasangan yang dipilih ulama ketimbang ulama yang dipilih capres.*

You're reading LSI: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Pemilih Muslim yang Jarang Salat. Please share...!

Newest
You are reading the newest post

0 Response to "LSI: Jokowi-Ma'ruf Unggul di Pemilih Muslim yang Jarang Salat"

Back to Top